Sabtu, 28 Agustus 2010

Doa Ramadhan 1431 H

Bismillah'hirrahmannirahim

Ya Allah ketika hambaMu mulai merasa tiada lagi sinar terang yang bisa menerangi jalan yang hamba lalui. Hamba tidak dapat melihat secara jelas cahayaMu dimuka bumi ini. Ya Allah hamba mohon sinari hambaMu dengan cahayaMu kembali. Ya Allah hamba mohon berikan sinar itu agar hamba dapat bangkit kembali untuk melihat & mensyukuri jalan hidup yang hamba lalui.

Hanya itu pinta hamba di bulan yang penuh dengan cahaya terangMu. Ya Allah semoga Kau dapat memahami isi hati hamba, karena sesungguhnya Kau Maha Mengetahui segala hal yang tidak hambaMu ketahui.

Selasa, 23 Maret 2010

RENUNGAN & NASIHAT BAGI PARA PEMUDA PENERU BANGSA

Assalam’mualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menganugrahkan kemampuan dan hati untuk dapat merasakan suatu kenikmatan dan keindahan yang telah dilimpahkan oleh-Nya kepada kita semua. Shalawat & salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Baginda Muhammad Rasulullah SAW yang telah sudi untuk mendidik para generasi pemuda di zamannya untuk mengenal Islam serta memperjuangkannya sampai titik darah penghabisan.

Anak muda zaman sekarang sangat banyak sekali menyimpan suatu permasalahan yang sedang dihadapinya. Akan tetapi, anehnya mereka tidak tahu jika sedang mempunyai banyak permasalahan. Selama ini permasalahan yang mereka hadapi hanya berkutat pada permasalahan Kebutuhan pribadi ; Materi yang selalu kurang ; Dan dunia hiburan yang sangat membosankan. Akan lebih parah lagi. Mereka hanya dipusingkan pada masalah Gonta-ganti pacar ; Modifikasi mobil-motor ; Mode yang berubah-ubah serta Jenis musik yang mereka gemari.

Tak terbesit sedikit pun kepedulian terhadap terpuruknya umat Islam di Dunia. Bacaan mereka adalah buku-buku dan majalah yang lebih mengarahkan pada mencari dunia dan menjadi generasi hura-huraan.

Tontonan mereka juga hanyalah sinetron remaja yang memperlihatkan kejamnya pergaulan, cengengnya percintaan serta indahnya hidup bila syahwat dibebaskan. Mereka menghindari pusat-pusat kajian keagamaan, sebaliknya mereka malah memenuhi arena konser dan tempat pertunjukan. Mereka tidak mengenal budaya Islam yang sesungguhnya, tetapi justru malah budaya barat yang mereka acungi jempol dan telah dijadikan sebagai kiblat peradaban.

Kondisi ini bagaikan lingkaran setan yang tidak berujung pangkal. Semua pihak justru merasa tidak mempunyai andil besar terhadap kondisi pemuda bangsa yang sangat memalukan ini. Mereka berlepas tangan dan merasa tidak bersalah terhadap lemahnya semangat anak muda dalam berkarya dan berjuang.

Akhirnya sikap yang diambil adalah membiarkan semuanya terjadi, mengalir bak air bah yang menggoyang semua pemukiman. Anak-anak muda dibiarkan dengan kelemahan dan kebodohannya, sehingga tanpa sadar anaknya sendiri telah menjadi korban dari keterpurukan moralitas.

Mengapa Hal Itu Dapat Terjadi ?

Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman tentang ilmu keagamaan yang seharusnya tidak hanya dipelajari namun juga dapat dipraktekan dalam kehidupan kita sehari-hari & hal ini juga dapat menjadi ”PR” bagi kita semua untuk memperbaiki diri di masa yang akan datang agar lebih baik lagi.

Apa Yang Seharusnya Kita Lakukan ?

Hal ini merupakan sebuah pertanyaan yang sangat mendasar bagi kita. Sobat Muda, apakah engkau tahu Di Zaman seperti ini sudah saatnya merubah diri kita untuk menjadi ” Agent of Change - Agen Perubahan ” suatu bangsa.

Sobat muda, berikut ini ada beberapa nasihat penggugah jiwa yang dapat menjadi acuan untuk melangkah ke hari esok yang lebih baik :

1.Sobat Muda, Pelajarilah Agamamu

Bagaimana engkau bisa mengikat diri dengan agama yang telah engkau ketahui ? Bagaimana mungkin engkau bisa memegang Sunnah ; Manhaj atw sebuah Way of Life sedangkan engkau sendiri tidak tahu menahu tentangnya ? Dan, mungkinkah engkau berjalan pada tempat yang tidak pernah engkau jelajahi ?

Sobat muda, hari yang kita lalui teruslah berganti ; Pekan terus berjalan ; Bulan pun terus barganti ; Tahun juga terus bertambah ; Waktu pun enggan tuk berhenti.

Tetapi, engkau masih juga belum menguasai pengetahuan tentang ilmu keagamaan yang cukup. Akankah datang suatu saat dimana engkau mau mempelajari agamamu & membaca tentang-Nya ?

Sobat muda, ilmu agama ini sangat padat & keras maka masukilah dengan halus. Susun sebuah jadwal yang ideal, buatlah agar jadwal anda mampu mencakup seluruh materi yang diperlukan, masukan kedalamnya Materi aqidah - akhlaq ; Ilmu fiqih ; Sejarah ; Muamalah serta materi penting lainnya.

Jadi demikian sobat muda, kita butuh waktu yang tidak sedikit untuk tujuan ini. Jika perlu gadaikanlah umurmu agar ilmu-ilmu itu dapat tersisip di dalam kehidupan kita. Dengan cara seperti ini tidak ada lagi waktu kita barang sedikitpun untuk dihabiskan di depan layar televisi ; ruang biliyard ; ngerumpi & jalan - jalan tanpa tujuan yang jelas.

Detik yang terus merambat, dapat kita gunakan untuk mendapatkan ilmu yang kita butuhkan. Wahai sobat muda, jagalah waktumu ! Tempuh jalan kehidupan ini dengan sekuat tenaga ; carilah ilmu sampai akhir hayatmu, karena perjalanan untuk mencari ilmu searah dengan jalan menuju surga.

2.Sobat Muda, Jauhilah Kemaksiatan

Mungkin hal paling mengancam sobat muda sekalian adalah tenggelam di dalam lembah kemaksiatan. Kemaksiatan dapat dengan mudah meresap ke pori-pori hati sehingga menjadikannya tidak mampu menangkap radiasi dari luar. Dinasihati tidak di dengar ; Diperingati tidak di gubris ; Di bacakan ayat-ayat suci Al - Qur’an pun ia masih tetap saja tidak tersentuh ; Sampai melihat suatu pristiwa yang menyentuh pun, ia akan berpura-pura tidak tahu-menahu. Hal ini merupakan indikasi terinfeksinya virus maksiat yang telah melekat pada diri seseorang.

Wahai sobat muda, menjauhkan diri dari lembah kemaksiatan adalah lebih utama dibandingkan dengan mengerjakan kebijakan.

Seorang yang meninggalkan pekerjaan maksiat, meskipun ia jarang ataupun tidak sama sekali membaca ayat suci Al-Qur’an adalah lebih baik daripada dia membaca Al-Qur’an tetapi tidak mengetahui isi / makna dari ayat-ayat yang ia bacakan dan juga ia malah terbawa virus kemaksiatan.

Sangatlah disayangkan, ketika ada seseorang yang mengaku ingin sekali dirinya menolong agama ini, namun ia masih saja berenang dalam kolam kemaksiatan (nauzubilla minzalik).

Ketahilah wahai sobat muda, jika engkau telah menjauhkan dirimu dari lembah kemaksiatan kemudian bertekad untuk tidak akan mengulanginya lagi serta menyesali perbuatan yang telah engkau lakukan. Berarti engkau telah memiliki lembaran hidup baru yang putih dan bersih.

Allah SWT akan senantiasa mengampuni segala dosa ; menerima taubat ; memaafkan amal-amal perbuatan yang buruk ; serta terus mendekat pada hamba-hamba-Nya yang mau bersusah payah untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Sobat muda, sebaiknya jika kalian ingin sekali bertaubat dan memohon ampunan kepada-Nya jangan engkau tunda hingga esok hari, akan tetapi kerjakanlah sekarang juga. Karena sewaktu-waktu nyawa kita bisa dipanggil keharibaan-Nya.

Allah SWT adalah Dzat yang sangat dekat dengan kita, janganlah kalian ragu akan terkabul atau tidaknya doamu. Melainkan kita haruslah terus menerus bermunajad kepada-Nya & berjanji tidak akan melakukan kemaksiatan lagi.

Perlu diketahui oleh sobat muda sekalian, indikasi terkabulnya doamu adalah sebagai berikut :

Jika sobat muda merasa semakin ringan untuk melakukan amal kebaikan.
Tertarik dengan segala hal yang berbentuk ketaatan.
Selalu memiliki hasrat untuk berbuat baik kepada semua makhluk ciptaan-Nya.
Takut akan ganjaran maksiat yang dilakukan.
Dan apabila sobat muda sekalian mulai tersentuh ketika ada seseorang yang membacakan ayat suci Al-Qur’an, Hadits & sudah mulai mau memperhatikan seseorang yang sedang mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat.

Sobat muda, jika engkau sudah dapat merasakan semua itu maka bersyukurlah karena hatimu kini telah kembali terbangun. Segeralah mulai melakukan amal yang shalih agar bara semangat tidak lagi padam.

Namun, jika indikasi ini tidak ditemukan. Maka, ada baiknya kita berintropeksi diri mungkin masih ada hal yang tidak seharusnya kita lakukan, tetapi malah kita melakukannya.

Wahai sobat muda, Waspadalah ! Terhadap dosa-dosa kecil yang telah atau bahkan sedang kita perbuat, karena hal itu akan mengendap dan menutupi hati kecilmu.

Perlu sobat muda ketahui ! Dosa kecil merupakan dosa yang disepelekan oleh para pelakunya, sebab memang kecil dan kasat mata. Namun apabila sobat muda lakukan maka, nantinya akan dapat menghancurkan pribadi kita.

Semoga Allah SWT senantiasa mengampuni dan melindungi diri kita. Amiin

3.Sobat Muda, Persiapkanlah Diri Kalian Untuk Siap Berkompetisi

Ketika kami menganjurkan kepada sobat muda sekalian untuk memegang teguh agamanya, kebanyakan dari mereka pastilah akan memandang sebelah mata. Terbayang di dalam benak mereka, ” Memegang Ajaran Agama ” adalah berdiam diri di masjid ; terus-menerus membaca Al-Qur’an ; berdzikir ; shalat serta menganggap remeh urusan yang lainnya (seperti belajar misalnya).

Pemahaman seperti ini, menimbulkan opini pada diri mereka. Bahwa jalan untuk menuju surga adalah jalan-jalan yang berbau syariat saja, tidak lebih daripada itu.

Ini salah ! karena berkompetisi dalam dunia belajar juga ada di dalam Islam. Suatu kejadian yang sangat menyayat hati, ketika melihat sahabat muda yang memegang teguh ajaran agama ; membaca Al-Qur’an ; shalat dengan khusyuk ; gemar berdoa tetapi ia gagal dalam studinya.

Apakah ini yang disebut dengan paham dengan agama ?

Apakah ini juga yang dimaksud dengan mengerti Islam ?

Islam, jauh berbeda dengan pemahaman seperti ini. Islam merupakan agama yang mengajak umatnya untuk turut serta terjun ke medan laga ; berlomba dan berkompetisi. Jika sobat muda ingin memperbaiki nasib umat dan mengangkatnya maka, sudah seharusnya kita siap untuk berkompetisi di segala bidang.

Yakinlah sobat muda ! Jika hasratmu siap untuk berkompetisi. Allah SWT akan memberatkan amal baikmu di Yaumul Mizan nanti.

4.Sobat Muda, Mulailah Dari Sekarang Untuk Memilih Sahabatmu Yang Terbaik

Sobat muda. Betapa jauh perjalanan iman yang telah engkau tempuh, namun sahabatmu dapat dengan mudah mengembalikanmu pada sebuah titik pertama dimana kamu pertama kali melangkah, bahkan mengajakmu untuk kembali lagi kejalan hitammu.

Wahai sobat muda, janganlah engkau mengatakan ” Aku Mampu Menjaga Diri & Tidak Akan Terpengaruh Oleh Dunia Luar ”. Karena akhlaq, agama & kepribadian seseorang akan menyesuaikan dengan keadaan lingkungan di mana ia berada.

Sobat muda, jika engkau menghendaki jalan yang lebih terang menuju surga, maka anda harus mencari teman bergaul yang baik dan shalih. Suatu keharusan bagi seseorang yang ingin memiliki banyak kawan, harus ia melebur tentunya berlebur di dalam persahabatan yang berkualitas. Sahabat yang baik adalah sahabat yang setia mengingatkan kebaikan pada setiap detikmu.

Semoga Allah SWT senantiasa mengikat hati dan menyatukan barisan kita.

5.Sobat Muda, Ada Baiknya Engkau Mulai Peka Terhadap Zamanmu

Terkadang, para sobat muda yang memegang teguh agamanya terlalu sibuk dengan urusan menuntut ilmu baik ilmu syariah maupun umum. Hingga mereka hidup pada sebuah ” Pulau Damai ” di tengah lautan yang berombak dan berbadai.

Adalah hal yang mustahil jika keberadaan kalian, wahai sobat muda, yang begitu mampu menutup mata untuk merubah kondisi masyarakat.

Buka dan pelajari lembaran fakta hidup yang tengah terjadi. Tidak hanya kehidupan sekolah ataupun kehidupan di kampus, bukan juga fakta yang mengisahkan kehidupan masyarakat sekitar, melainkan lebih luas dari semua itu.

Hal yang lucu, ketika seseorang yang mencita-citakan dirinya menjadi reformer masyarakat tidak mengikuti perkembangan perubahan masyarakatnya. Atau bahkan menyepelekan lingkungan yang mengitari masyarakatnya.

Jadi sudah selayaknya sobat muda sekalian yang sadar dan paham, mengikuti perkembangan berita-berita dunia ; membaca berbagai macam surat kabar ; menyoroti masalah politik, ekonomi, sosial dan budaya ; gemar berdialog bertanya dan belajar menciptakan win-win solution.

Dengan demikian, nantinya akan sobat muda dapati pribadi yang paham betul tentang keadaan di kehidupan masyarakat dan agamanya.

6.Sobat Muda, Aturlah Waktumu

Nasihat ini mungkin terlihat remeh bagi kalian, namun sebenarnya amatlah berat untuk kita lakukan. Banyak sobat muda yang bertekuk lutut menghadapi permasalahan waktu. Mereka merasa hari-harinya tidak cukup untuk menyelesaikan tuntutan yang ada.

Padahal Allah SWT telah memberikan waktu yang cukup untuk menyelesaikan semua itu. Dengan satu syarat, jika kita mau untuk mengaturnya.

Semua hal yang telah kita bicarakan di atas, masing-masing haruslah kita beri batasan waktu tersendiri. Aturlah waktu semua kegiatan yang akan engkau kerjakan di hari ini & yang akan di kerjakan pada keesokan hari. Luangkan waktu untuk mengevaluasi diri, dan susun jadwal sesuai dengan kebutuhan. Mintalah masukan kepada mereka yang telah sukses di bidangnya.

Sobat muda, ingatlah satu hal yang sangat penting ! Bahwa modal hidup kita yang paling hakiki adalah umur. Jika umur telah pergi, maka semuanya akan lenyap. Untuk itu berhati-hatilah terhadap waktu yang diberikan kepada kita untuk mengelola umur yang diberikan oleh Allah.

Mintalah pertolongan kepada Allah ! Janganlah menyerah ketika engkau mengetuk pintu rahmat-Nya ; Yakinkanlah di dalam hatimu ! Bahwa Allah tidak akan menelantarkan kita. Bahkan Dia akan segera membukakan pintu kebaikan sekaligus rahmat-Nya kepadamu. Menunjukanmu ke jalan yang selamat & di ridhoi-Nya.

Sobat muda sekalian, Allah SWT telah banyak memberi kenikmatan padamu yang tidak dapat dirasakan oleh orang lain. Engkau diberi-Nya tubuh yang kuat ; pikiran yang matang ; semangat yang membara ; kehalusan hati untuk merasakan semua karunia dari-Nya.

Allah SWT telah mendorongmu untuk mengubah keadaan lingkunganmu ; dari jelek menjadi ke arah yang lebih baik ; dari buruk menjadi menarik ; dari lemah menjadi kuat.

Ketika Allah menyuruhmu untuk mengubah itu semuanya, janganlah engkau mudah mengelak & mengatakan bahwa lingkunganmu begitu banyak permasalahan. Karena Allah telah menyuruhmu untuk merubahnya bukan malah merubah dirimu agar sama dengannya.

Sobat muda, Allah SWT menciptakanmu untuk memunculkan rasa kasih sayang ; menanamkan kebaikan & meyuruhmu untuk memakmurkan bumi ini.
Sekian dari dari kami, semoga Allah SWT senantiasa selalu melimpahkan hidayah dan inayah -Nya kepada kita semua untuk menjalani kehidupan ini dijalan yang telah ditunjukan oleh-Nya.

Sobat muda, tolong sampaikanlah salam kami untuk saudara-saudara ; sahabat karib serta tidak lupa juga salam kami untuk keluargamu di rumah, ajaklah mereka untuk selalu berbuat kebaikan dan kebajikan.

Bilahi taufik wal hidayah, Wal ridho wal inayah.

Wassalam’mualaikum Warahmatuahi Wabarakatuh.

’Artikel ini dikutip & diedit ulang oleh : Fajar Rizky W. P
dari buku ; ” Risalatun Ila Shabab Al-Ummmah ” / ” Anak Muda Nyalakan Semangatmu ”
Karangan DR. RAGHIB AS-SIRJANI